Gara-gara Spanduk, Penghasilan Penyapu Koin di Jalur Subang-Indramayu Merosot

Ahmad Ridho - Selasa, 1 April 2025 | 08:00 WIB
Tribun Cirebon
Para penyapu koin di jalur Subang-Indramayu.

Baca Juga: Nyawa Terancam Saat Berkendara, Pemudik Harus Tahu Bahaya Microsleep

Pada saat itu, polisi meminta agar mereka berhenti sementara melakukan aktivitas tersebut karena membahayakan.

Selain memberikan imbauan, polisi juga memberikan bantuan sebagai bentuk kompensasi agar mereka mau berhenti selama momen arus mudik dan arus balik lebaran.

"Tapi mungkin bisa dilihat mereka ada lagi, yang jelas kami dari kepolisian dan kecamatan terus mengimbau karena ini membahayakan pengguna jalan berikut dengan penyapu koinnya juga," ujar dia.

Masih disampaikan Nanang, dalam hal ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Pusakanagara dan Polsek Pusakanagara di Kabupaten Subang untuk membahas fenomena penyapu koin Jembatan Sewo.

Mengingat, lokasi Jembatan Sewo ini ada di perbatasan dua daerah.

"Kemungkinan nanti ke depan oleh kedua kecamatan untuk mengumpulkan mereka lagi," ujar dia.

Hal senada juga disampaikan Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Ia berencana datang langsung ke lokasi Jembatan Sewo.

Ia juga akan mengajak Kapolres Indramayu dan Satpol PP Indramayu untuk kemudian melakukan pendekatan secara humanis.

Khususnya kepada warga Indramayu yang melakukan aktivitas menyapu koin di sana.

"Kita akan datang ke sana untuk memberikan imbauan secara humanis untuk tidak melakukan aktivitas tersebut," ujar dia kepada Tribun Cirebon, Selasa (25/3/2025).

Lucky mengatakan, dalam waktu dekat sekitar besok atau lusa, ia ingin datang ke lokasi Jembatan Sewo.

Dengan harapan adanya titik temu, sehingga mereka mau berhenti dahulu melakukan aktivitas setempat selama momen mudik Lebaran.

"Karena ini juga menghalangi arus mudik, sudah banyak kendaraan yang melintas," ujar dia.

Aktivitas penyapu koin Jembatan Sewo di Jalur Pantura perbatasan Subang-Indramayu memang selalu menjadi sorotan banyak pihak dan viral di media sosial.

Apalagi saat ini sudah mulai ada peningkatan volume kendaraan pemudik yang melintas di Jalur Arteri Pantura.

Kondisi tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, termasuk membahayakan nyawa dari penyapu koin tersebut.

Tidak jarang, dalam berebut koin tersebut, mereka akan berlarian bahkan sampai ke tengah jalan raya.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular