“Awalnya kami kaget pak, saya kira ada apa kok disuruh berhenti, ternyata dikasih snack,” kata Nita, salah seorang pengendara motor yang dihentikan oleh polisi, Selasa (14/6/2022).
Meski sempat waswas dan bertanya-tanya apakah ia telah berbuat suatu kesalahan, Nita mengaku jika apa yang dilakukan oleh polisi ini lucu dan bisa memotivasinya untuk selalu tertib berlalu lintas.
“Lucu sih ini, bisa jadi motivasi untuk tertib lalu lintas,” ungkap Nita.
Pengendara lainnya, Hanif juga menyampaikan hal yang sama.
Hanif menyebut, ia yang merasa tidak berbuat salah dan telah mematuhi peraturan untuk tertib berlalu lintas itu merasa kaget karena tiba-tiba dihentikan polisi.
“Saya kira tadi saya telah berbuat salah, tiba-tiba kok setelah dihentikan saya malah dikasih snack,” aku Hanif.
Kasat Lantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno menuturkan, pemberhentian itu memang bukan untuk ditilang tetapi diberi snack sebagai apresiasi kepada seluruh pengendara yang tertib dalam berlalu lintas.
Baca Juga: 21 Pelanggaran Jadi Target di Razia Operasi Patuh Maung 2022, Ini Daftarnya
“Pemberian snack ini sebagai reward kepada masyarakat yang sudah memakai helm saat mengendarai motor, memakai sabuk keselamatan saat mengendarai mobil,” jelas Aris.
Selain membagikan snack, polisi juga membentangkan banner papan imbauan sebagai langkah preemtif untuk mengingatkan warga Lamongan agar taat dalam berlalu lintas.
Hal ini, menurut Aris, sesuai target prioritas Operasi Patuh Semeru 2022, yakni wajib menggunakan helm, menggunakan sabuk pengaman, dilarang berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari 1, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan.
Wah, pemotor malah senang nih diberhentiin polisi karena malah dapat snack.
Source | : | Ntmcpolri.info |
Penulis | : | Ahmad Ridho |
Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR